Laporan Keuangan Penggalangan Dana Herlina Frihartini

Herlina Frihartini adalah salah seorang mahasiswi di jurusan Sosiologi UI angkatan 2014. Sejak SMA, ia sering merasakan pusing dan sakit di dalam kepalanya, namun Herlina merahasiakannya dari orangtua dan teman-temannya dengan alasan tidak ingin membebani mereka. Demi melanggengkan rahasia tersebut, Herlina menjadi buruh di sebuah pabrik garment agar dapat melakukan medical check-up dengan menggunakan uang hasil jerih payahnya sendiri.

14 September 2015

Herlina mendadak kesakitan dan pingsan ketika mengikuti perkuliahan di dalam kelas. Teman-temannya langsung membawanya ke Rumah Sakit Mitra Keluarga tanpa mengetahui apa penyakit yang dialami Herlina sebelumnya. Akhirnya, Herlina mengungkapkan rahasianya selama ini kepada orangtua dan teman-temannya. Hasil diagnosis Rumah Sakit Mitra Keluarga mengatakan bahwa terdapat dua flek hitam di bagian samping dan belakang kepalanya. Permasalahan tidak selesai sampai di situ, ternyata Herlina tidak mempunyai BPJS Kesehatan yang dapat digunakan untuk meminimalisir biaya perawatan yang ditanggungnya. Biaya yang ditetapkan Rumah Sakit Mitra Keluarga terlalu besar untuk ditanggung keluarga Herlina.

15 September 2015

Kami melakukan penggalangan dana dengan meminta bantuan dari BEM FISIP UI dan Jingga Peduli untuk membantu meringankan beban Herlina. Setelah donasi via rekening dan tunai telah  sekiranya terkumpul untuk melunasi biaya perawatan rumah sakit, kami menunggu sampai kondisi Herlina cukup pulih untuk dapat keluar dari rumah sakit.

17 September 2015

Herlina telah mendapatkan izin untuk keluar dari rumah sakit karena dianggap telah cukup pulih. Kami mengantar Herlina ke rumahnya di kota Tangerang, sekaligus mengetahui kondisi latar belakang sosial ekonomi keluarganya. Setelah sampai di rumahnya, kami berbincang dengan keluarga Herlina sambil mengupayakan proses pembuatan BPJS Kesehatan. Setelah itu, kami tinggal menunggu jeda waktu dua minggu untuk melakukan pembayaran premi BPJS Kesehatan. Tak lama setelah adzan Maghrib berkumandang, Herlina mendadak merintih kesakitan sambil memegang kepalanya. Dirundung kepanikan, kami bergegas membawa Herlina menuju Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang. Sepanjang perjalanan, Herlina mengalami halusinasi seolah melihat makhluk halus dan semakin membuat kondisinya tidak stabil. Akhirnya kami tiba di RSUD Tangerang sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung membawa Herlina ke Instalasi Gawat Darurat.

23 September 2015

Herlina keluar dari RSUD Tangerang setelah dokter menyatakan bahwa Herlina telah siap untuk melakukan rawat jalan. Walaupun telah dianjurkan oleh orangtua dan dosennya, Herlina tidak mau untuk melakukan cuti berencana karena ia tidak ingin studinya tertinggal dari teman-temannya.

01 Oktober 2015

Herlina melakukan pembayaran premi BPJS di Puskemas Cikokol. Setelah ini, Herlina harus menunggu 3 minggu proses aktivasi sebelum BPJS Kesehatan mulai bisa digunakan.

16 Oktober 2015

Herlina telah mengikuti perkuliahan seperti biasa semenjak keluar dari RSUD Tangerang. Akan tetapi, tiba-tiba Herlina mendadak kambuh lagi dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Graha Permata Ibu oleh teman-temannya.

20 Oktober 2015

Tengah malam, Herlina dibawa oleh Satpam di kostnya ke Klinik Aras karena mendadak kambuh lagi. Sorenya, Ayah Herlina membawanya pulang ke Tangerang karena tidak mau memaksakan kondisi Herlina untuk tetap mengikuti UTS.

22 Oktober 2015

BPJS Kesehatan milik Herlina telah teraktivasi dan sudah dapat digunakan.

 Dibawah ini kami lampirkan laporan keuangan bantuan untuk Herlinda

Download: HERLINA FUNDRAISING

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *